Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Sumsel

Stop Tawuran Pelajar, LSM JWI Sumsel: Benteng Utama Ada di Tangan Ibu dan Pengawasan Siber

Avatar photobadge-check

Stop Tawuran Pelajar, LSM JWI Sumsel: Benteng Utama Ada di Tangan Ibu dan Pengawasan Siber Perbesar

PALEMBANG fpbnewstv. Com- Maraknya aksi tawuran antarpelajar yang kian ganas dan viral di media sosial wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) memicu keresahan mendalam di tengah masyarakat. Fenomena kelompok remaja yang melengkapi diri dengan senjata tajam demi eksistensi konten digital dinilai telah bergeser dari kenakalan remaja biasa menjadi aksi kriminalitas fatal.

Menanggapi krisis moral dan keselamatan anak ini, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Wanita Indonesia (JWI) Sumatera Selatan menyuarakan desakan keras sekaligus solusi konkret.

Ketua LSM JWI Sumsel, Novianti, S.H., menegaskan bahwa pola pengawasan orang tua—khususnya para ibu—harus bertransformasi mengimbangi pesatnya era digital. Menurutnya, tawuran masa kini tidak lagi dipicu oleh percekcokan fisik secara langsung, melainkan terorganisir melalui ruang-ruang obrolan siber.

”Kami para ibu di Sumsel sangat prihatin. Anak-anak kita hari ini bertaruh nyawa di jalanan hanya demi konten dan eksistensi di media sosial. Ini sinyal bahaya. Orang tua tidak cukup hanya mengawasi fisik anak di rumah, tapi wajib memantau aktivitas siber dan grup obrolan digital mereka,” tegas Novianti, S.H., Senin (17/8/2026).
‎​3 Desakan Sikap LSM JWI Sumsel
Sebagai bentuk komitmen

menyelamatkan generasi muda, LSM JWI Sumsel menyuarakan tiga poin krusial penanganan tawuran pelajar:

Penguatan Benteng Keluarga & Literasi Digital Ibu — Mendorong edukasi literasi siber bagi para ibu agar mampu mendeteksi dini perubahan perilaku anak serta memantau pergaulan digital mereka.

‎​Penindakan Aktor Intelektual & Pembinaan Edukatif — Meminta aparat kepolisian dan Dinas Pendidikan menindak tegas oknum atau alumni yang menjadi provokator/perekrut geng remaja, diimbangi dengan skema rehabilitasi yang tepat.

‎​Ruang Ekspresi Positif Masif — Mendorong pemerintah daerah dan pihak sekolah membuka wadah penyaluran energi remaja secara produktif melalui kegiatan olahraga, seni, dan ekstrakurikuler.

Novianti menegaskan bahwa LSM JWI siap berkolaborasi lintas sektor dengan kepolisian, dinas pendidikan, serta elemen masyarakat untuk menggelar edukasi pengasuhan berbasis siber.

‎​”Mari kita bergerak bersama. Selamatkan masa depan anak-anak Sumsel sebelum jatuhnya korban jiwa berikutnya,” pungkasnya.(yon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Erik Agusdiansyah : Cabut Izin Perusahaan, Jangan Cuma Siram Gambut

1 Okt 2026 - 09:50 WIB

Erik Agusdiansyah : Cabut Izin Perusahaan, Jangan Cuma Siram Gambut

BPJS Kesehatan Tembus Biaya Jantung Rp100 Triliun, Prolanis Muda Resmi Diluncurkan Sasar Usia di Bawah 45 Tahun

1 Okt 2026 - 00:35 WIB

BPJS Kesehatan Tembus Biaya Jantung Rp100 Triliun, Prolanis Muda Resmi Diluncurkan Sasar Usia di Bawah 45 Tahun

Tak Perlu Pikirkan Biaya Operasi Tumor Jinak, Ibu Novlin Rasakan Manfaat Nyata JKN

1 Okt 2026 - 00:31 WIB

Tak Perlu Pikirkan Biaya Operasi Tumor Jinak, Ibu Novlin Rasakan Manfaat Nyata JKN

Kontribusi Nyata PLN untuk Masyarakat Tempirai Selatan melalui Program EmPOWER 

30 Sep 2026 - 12:53 WIB

Kontribusi Nyata PLN untuk Masyarakat Tempirai Selatan melalui Program EmPOWER 

Sidang Perkara Irza Prasetya di PN Palembang Memanas, Kuasa Hukum Minta Ganti Majelis Hakim

28 Sep 2026 - 23:52 WIB

Sidang Perkara Irza Prasetya di PN Palembang Memanas, Kuasa Hukum Minta Ganti Majelis Hakim
Trending di Sumsel
Secret Link