Fpbnewstv. Com-Pemerintah Republik Indonesia (RI) tengah melakukan persiapan terkait dengan anggaran sebesar Rp329,5 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, khusus ditujukan bagi Fungsi Pertahanan RI.
Melansir dari CNN Indonesia, angka
tersebut tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp30 triliun jika dibandingkan dengan outlook pada Tahun Anggaran 2026, di mana anggaran untuk Fungsi Pertahanan diperkirakan hanya mencapai Rp299,1 triliun.

“Dalam rangka mendukung arah kebijakan tersebut, anggaran Fungsi Pertahanan dalam RAPBN tahun anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp329.472,0 miliar (Rp329,5 triliun),” demikian ini dari Buku Nota II Keuangan Hal. 4-42.
Dalam hal ini, Pemerintah Pusat mengatakan bahwa anggaran tersebut nantinya akan disalurkan melalui output strategis, di antaranya mulai dari pengadaan dan pemeliharaan alutsista maupun nonalutsista, serta pembangunan dan pengadaan sarana prasarana pertahanan.
Selain itu, digunakan pula untuk penelitian dan pengembangan industri pertahanan, penguatan komponen cadangan dan pendukung, hingga penyelenggaraan operasi matra.
Merespons sejumlah rencana tersebut, Pemerintah Pusat menyebut terkait dengan pengambilan upaya ini yang dilakukan sebagai wujud respons atas dinamika geopolitik global serta pengantisipasian atas adanya ancaman keamanan yang semakin kompleks dari luar.
“Langkah strategis ini diarahkan guna menjaga kedaulatan negara, melindungi keutuhan wilayah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” jelasnya dalam tulisan, dikutip Kamis (20/08/2026).
Diketahui, anggaran yang dipersiapkan untuk Fungsi Pertahanan tersebut akan dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Lembaga Ketahanan Nasional. (*)



















