Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Sumsel

Kabut Asap Memburuk, Jam Masuk Sekolah Palembang Mundur

Avatar photobadge-check

Kabut Asap Memburuk, Jam Masuk Sekolah Palembang Mundur Perbesar

Palembang fpbnewstv. Com–Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memilih tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) meski kualitas udara memburuk akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

Sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi paparan asap terhadap pelajar, Pemkot Palembang memutuskan mengundur jam masuk sekolah menjadi pukul 08.00 WIB.

 

Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh jenjang pendidikan mulai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

 

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan secara tatap muka. Namun, seluruh siswa diwajibkan menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah.

 

“Jam masuk anak sekolah dimundurkan menjadi pukul 08.00 WIB, tetap offline. Diwajibkan PAUD, TK, SD dan SMP pakai masker,” kata Ratu Dewa usai mengikuti shalat istisqa di Griya Agung, Selasa (25/8/2026).

 

Menurut Ratu Dewa, keputusan tersebut diambil setelah Pemkot Palembang menggelar rapat bersama jajaran terkait untuk menyikapi kondisi kualitas udara yang terus menurun.

 

Jam masuk sekolah diundur karena kondisi kabut asap cenderung lebih tebal pada pagi hari. Dengan menggeser waktu masuk, paparan asap terhadap pelajar diharapkan dapat dikurangi.

 

Selain mengundur jam masuk sekolah, Pemkot Palembang juga meniadakan kegiatan ekstrakurikuler selama kondisi kabut asap masih berlangsung.

 

“Ekstrakurikuler juga ditiadakan,” ujar Ratu Dewa.

 

Tak hanya sektor pendidikan, Pemkot Palembang juga meningkatkan kesiapsiagaan di bidang kesehatan untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap masyarakat.

 

Seluruh puskesmas di Kota Palembang diwajibkan membuka posko pelayanan selama 24 jam. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat paparan kabut asap.

 

Pemkot Palembang meminta masyarakat, khususnya kelompok rentan dan anak-anak, mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara memburuk serta menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah.

 

Kebijakan pengunduran jam masuk sekolah dan penguatan layanan kesehatan tersebut menjadi langkah Pemkot Palembang dalam menghadapi dampak kabut asap karhutla yang masih menyelimuti wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tak Perlu Pikirkan Biaya Operasi Tumor Jinak, Ibu Novlin Rasakan Manfaat Nyata JKN

1 Okt 2026 - 00:31 WIB

Tak Perlu Pikirkan Biaya Operasi Tumor Jinak, Ibu Novlin Rasakan Manfaat Nyata JKN

Kontribusi Nyata PLN untuk Masyarakat Tempirai Selatan melalui Program EmPOWER 

30 Sep 2026 - 12:53 WIB

Kontribusi Nyata PLN untuk Masyarakat Tempirai Selatan melalui Program EmPOWER 

Sidang Perkara Irza Prasetya di PN Palembang Memanas, Kuasa Hukum Minta Ganti Majelis Hakim

28 Sep 2026 - 23:52 WIB

Sidang Perkara Irza Prasetya di PN Palembang Memanas, Kuasa Hukum Minta Ganti Majelis Hakim

Lagi, Jum’at Berkah PWI Sumsel Digelar, Tingkatkan Silaturahmi Anggota

25 Sep 2026 - 14:03 WIB

Lagi, Jum’at Berkah PWI Sumsel Digelar, Tingkatkan Silaturahmi Anggota

Pembangunan Kanal dan Tanggul di Tanjung Seteko Perkuat Pencegahan Karhutla di Ogan Ili

24 Sep 2026 - 20:53 WIB

Pembangunan Kanal dan Tanggul di Tanjung Seteko Perkuat Pencegahan Karhutla di Ogan Ili
Trending di Sumsel
Secret Link