Muara Enim Fpbnewstv.com–Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama pembangunan masjid di Kampus B Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Terpadu Muara Enim, Jalan Triton, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Masjid yang direncanakan berukuran 20 x 20 meter atau seluas 400 meter persegi itu akan dibangun dua lantai sebagai sarana ibadah sekaligus pusat pembinaan keagamaan bagi peserta didik.
Ketua Komite MTsN Terpadu Muara Enim, Marsal, meninjau langsung proses pembangunan masjid yang dimulai pada 27 Agustus 2026 tersebut. Pembangunan dilaksanakan secara bertahap dengan mengandalkan swadaya masyarakat serta dukungan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan fasilitas keagamaan di lingkungan madrasah siang tadi, Senin (12/10/2026).

Di tengah keterbatasan dana, partisipasi masyarakat menjadi modal penting untuk mewujudkan masjid yang representatif dan bermanfaat bagi warga madrasah maupun masyarakat sekitar.
Kepala MTsN Terpadu Muara Enim, Jumianah, SA. MM,. didampingi para Guru yang mengajar di Kampus B menjelaskan bahwa pembangunan tahap pertama didukung dana sebesar Rp100 juta. Dana tersebut telah digunakan untuk pengerjaan fondasi, ngedam, pembangunan 10 tiang, beserta upah tenaga kerja.
Pekerjaan tahap pertama menjadi bagian awal dalam mewujudkan bangunan masjid yang direncanakan memiliki dua lantai. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan pekerjaan dan ketersediaan dana.
Menurut rencana awal, tahap pertama dialokasikan selama enam minggu. Setelah pekerjaan tersebut berjalan, pembangunan kemudian berlanjut ke tahap kedua dengan kebutuhan anggaran tambahan.
Memasuki tahap kedua, pembangunan masjid membutuhkan dana sebesar Rp50 juta.
Menurut Jumianah, anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembangunan 20 tiang cakar ayam beserta upah pengerjaannya.
Dengan demikian, dana yang telah digunakan pada tahap pertama dan dialokasikan untuk tahap kedua mencapai Rp150 juta. Untuk selanjutnya
Di harafkan Kepada masyarakat luas untuk berinfaq berapapun seikhlasnya,
Meski demikian, pembangunan masjid berukuran 400 meter persegi dengan konstruksi dua lantai masih memerlukan pekerjaan lanjutan hingga seluruh bangunan dan fasilitas pendukungnya selesai. Oleh karena itu, dukungan berkelanjutan serta perencanaan anggaran yang matang menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan.
Jumianah mengungkapkan bahwa dana pembangunan masjid berasal dari berbagai pihak. Dukungan tersebut antara lain berupa bantuan pribadi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim, H. Abdul Haris Putra, S.Ag., M.Pd.I., serta partisipasi masyarakat di sekitar Kota Muara Enim, dewan guru, wali murid, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasar I.
Menurutnya, kontribusi berbagai pihak tersebut sangat berarti dalam mendukung pembangunan masjid yang pengerjaannya dilakukan secara bertahap.
Keterlibatan masyarakat dan berbagai unsur tersebut mencerminkan kepedulian bersama terhadap kebutuhan sarana ibadah di lingkungan pendidikan. Semangat kebersamaan itu pula yang diharapkan terus terjaga hingga pembangunan masjid dapat diselesaikan.
Masih menurut Jumianah Keberadaan masjid di Kampus B MTsN Terpadu Muara Enim diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan salat berjemaah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan keagamaan, pendidikan akhlak, dan penanaman nilai-nilai Islam bagi peserta didik.
Di lingkungan madrasah, masjid memiliki peran strategis dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda. Melalui kegiatan ibadah dan pembelajaran keagamaan, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Karena itu, pembangunan masjid ini menjadi bagian penting dari upaya menyediakan lingkungan pendidikan yang mendukung keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan pembinaan spiritual.
Dukungan komite, pihak madrasah, masyarakat, serta para donatur diharapkan terus berlanjut agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai dengan perencanaan.
Gotong Royong Kekuatan untuk mewujudkan harapan
Peninjauan pembangunan oleh Ketua Komite MTsN Terpadu Muara Enim, Marshal, menjadi bagian dari perhatian terhadap perkembangan fasilitas keagamaan di lingkungan madrasah.
Pembangunan yang mengandalkan partisipasi berbagai pihak menunjukkan bahwa semangat gotong royong tetap menjadi modal sosial yang penting dalam mewujudkan kepentingan bersama.
Dengan dana yang dihimpun secara bertahap, pembangunan masjid ini diharapkan terus bergerak maju hingga kelak dapat dimanfaatkan oleh peserta didik, tenaga pendidik, dan masyarakat sekitar.
Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan masjid bukan hanya diukur dari berdirinya bangunan yang megah, melainkan juga dari manfaatnya bagi kehidupan keagamaan dan pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
Dari Muara Enim, pembangunan masjid ini menjadi gambaran bahwa ketika masyarakat, dunia pendidikan, dan berbagai pihak bergandengan tangan, semangat kebersamaan dapat menjadi fondasi penting untuk membangun rumah ibadah sekaligus menanamkan nilai-nilai kebaikan bagi generasi mendatang. Ungkapnya. (jn.red )




















