Lampung fpbnewstv.com– Sebanyak 25 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Radin Inten II, Lampung, dibatalkan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau. Pembatalan penerbangan berlaku hingga Minggu (6/9/2026) tengah malam.
General Manager Bandara Internasional Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan operasional bandara sementara dihentikan hingga pukul 23.59 WIB. Keputusan tersebut diambil karena adanya potensi sebaran abu vulkanik yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan.

”Penutupan sementara operasional Bandara Radin Inten II pada hari Minggu (6/9/2026) diperpanjang hingga pukul 23.59 WIB berdasarkan NOTAM B1133/26 NOTAMR B1126/26,” kata Kiki dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).
Menurut Kiki, aspek keselamatan penumpang dan kru pesawat menjadi pertimbangan utama dalam penghentian sementara operasional penerbangan tersebut.
Hingga tengah malam, tercatat 25 penerbangan mengalami pembatalan. Penerbangan yang terdampak terdiri atas rute Lampung-Jakarta, Jakarta-Lampung, serta penerbangan internasional Lampung-Kuala Lumpur dan sebaliknya.
Sejumlah penerbangan yang dibatalkan antara lain Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Indonesia AirAsia, Lion Air, TransNusa, dan Batik Air
”Koordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait terus dilakukan guna memastikan penanganan terhadap penumpang yang mengalami penundaan penerbangan,” ujarnya.
Penumpang juga diminta terus memantau perkembangan jadwal penerbangan dan berkoordinasi langsung dengan maskapai masing-masing.
”Pengguna jasa yang akan bepergian melalui Bandara Radin Inten II diimbau untuk memantau jadwal penerbangannya dan berkoordinasi dengan pihak maskapai guna memastikan jadwal penerbangannya,” kata Kiki.
Penghentian sementara operasional penerbangan ini dilakukan di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu potensi sebaran abu vulkanik di wilayah sekitar Lampung dan berisiko terhadap aktivitas penerbangan
Sumber:detiksumbagsel




















