Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Sumsel

Kabut Asap Makin Pekat Selimuti Palembang, Jarak Pandang Terganggu

Avatar photobadge-check

Kabut Asap Makin Pekat Selimuti Palembang, Jarak Pandang Terganggu Perbesar

PALEMBANG  FPBNEWSTV. COM– Kabut asap masih menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu malam (5/9/2026). Kondisi tersebut semakin terasa seiring meningkatnya aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

Kabut asap yang terlihat semakin tebal tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berdampak terhadap jarak pandang pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah titik karhutla terjadi di wilayah Sumatera Selatan. Kebakaran antara lain dilaporkan terjadi di kawasan Kebun Raya Sriwijaya, Kabupaten Ogan Ilir. Selain itu, terdapat pula sejumlah lahan kosong di wilayah pinggiran Kota Palembang yang turut mengalami kebakaran, salah satunya di kawasan Sematang Borang.

Salah seorang pengguna jalan, Lekin Subarno, mengaku kondisi kabut asap pada Sabtu malam terasa lebih pekat dan menyengat dibandingkan sebelumnya.

“Jarak pandang akibat kabut asap sangat mengganggu sekali. Sejumlah titik dalam kota seperti di Jakabering, Jembatan Ampera dan Jembatan Musi II sangat parah kabut asapnya,” ungkap Lekin, Sabtu malam (5/9).

Menurutnya, kabut asap yang cukup tebal membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati saat berkendara. Jarak pandang yang terbatas dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Dampak dari kabut asap tebal ini bahkan dapat memicu terjadinya kecelakaan jika tidak berhati-hati. Jarak pandang pastinya terasa terganggu dalam perjalanan,” katanya saat hendak kembali ke tempat tinggalnya di Palembang.

Kualitas Udara Memburuk

Kondisi kabut asap juga menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap kualitas udara di Kota Palembang.

Mengacu pada laporan BMKG yang dikutip dalam informasi tersebut, kualitas udara di Palembang berada dalam kategori “Sangat Tidak Sehat”.

Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika harus melakukan aktivitas di luar rumah. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang disarankan untuk mengurangi paparan partikel polutan dari kabut asap.

Warga juga diharapkan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan, terutama ketika kondisi kabut asap semakin pekat.

Sementara itu, penanganan terhadap titik-titik karhutla di sejumlah wilayah Sumatera Selatan terus menjadi perhatian, mengingat kondisi musim kemarau berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Erik Agusdiansyah : Cabut Izin Perusahaan, Jangan Cuma Siram Gambut

1 Okt 2026 - 09:50 WIB

Erik Agusdiansyah : Cabut Izin Perusahaan, Jangan Cuma Siram Gambut

BPJS Kesehatan Tembus Biaya Jantung Rp100 Triliun, Prolanis Muda Resmi Diluncurkan Sasar Usia di Bawah 45 Tahun

1 Okt 2026 - 00:35 WIB

BPJS Kesehatan Tembus Biaya Jantung Rp100 Triliun, Prolanis Muda Resmi Diluncurkan Sasar Usia di Bawah 45 Tahun

Tak Perlu Pikirkan Biaya Operasi Tumor Jinak, Ibu Novlin Rasakan Manfaat Nyata JKN

1 Okt 2026 - 00:31 WIB

Tak Perlu Pikirkan Biaya Operasi Tumor Jinak, Ibu Novlin Rasakan Manfaat Nyata JKN

Kontribusi Nyata PLN untuk Masyarakat Tempirai Selatan melalui Program EmPOWER 

30 Sep 2026 - 12:53 WIB

Kontribusi Nyata PLN untuk Masyarakat Tempirai Selatan melalui Program EmPOWER 

Sidang Perkara Irza Prasetya di PN Palembang Memanas, Kuasa Hukum Minta Ganti Majelis Hakim

28 Sep 2026 - 23:52 WIB

Sidang Perkara Irza Prasetya di PN Palembang Memanas, Kuasa Hukum Minta Ganti Majelis Hakim
Trending di Sumsel
Secret Link