Pati,fpbnewstv. Com-
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, jadi sorotan usai salah baca teks Pancasila sila nomor 2 hingga viral di media sosial. Chandra pun meminta maaf atas insiden salah baca teks Pancasila saat upacara hari kemerdekaan Republik Indonesia.
”Jadi kami ucapkan permohonan maaf untuk masyarakat Kabupaten Pati dan seluruh masyarakat Republik Indonesia itu sekali lagi tidak sengaja memang kondisinya benar-benar posisi waktu itu kurang, nggak enak badan,” kata Chandra kepada wartawan ditemui di Alun-alun Pati, Selasa (18/8/2026). di kutib detik jateng.

Chandra mengatakan jika rangkaian acara menyambut hari kemerdekaan ini sangat padat sekali. Bahkan Chandra mengaku sejumlah kegiatan sampai larut malam. Kondisi tersebut menyebabkan ia kurang enak badan.
“Rangkaian kegiatan yang sampai malam-malam, sehingga konsentrasinya benar-benar kurang. Jadi kami mohon maaf sekali lagi,” terang dia.
Chandra mengaku pagi menjelang upacara kemerdekaan badannya kurang enak. Dia mengaku keringat dingin. Meskipun demikian, ia tetap menjadi inspektur upacara kemerdekaan.
Akan tetapi justru, saat membaca teks Pancasila ia mengaku blank dan salah baca sila nomor 2. Kejadian tersebut kata dia di luar prediksi karena faktor kondisi badan kurang sehat.
”Pagi hari itu kondisinya sudah keringat dingin, cuman karena posisi 17 Agustus saya harus kuat tapi ternyata fisik manusia tidak bisa kalau memang kondisi seperti itu akhirnya blang. Itu di luar prediksi kami,” jelas dia.
Diberitakan sebelumnya, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mendadak viral setelah salah membaca teks Pancasila saat upacara hari kemerdekaan. Pemkab Pati pun memberikan klarifikasi terkait insiden salah baca sila nomor 2 itu.
Momen Chandra salah membaca Pancasila ramai di sejumlah media sosial. Seperti diunggah pada akun Feedgramindo. Unggahan itu berjudul ‘Memalukan !! Plt Bupati Pati salah baca teks Pancasila saat upacara hari kemerdekaan’.
Pada video itu memperlihatkan Chandra sebagai inspektur upacara kemerdekaan yang digelar di lapangan Alun-alun Kabupaten Pati. Insiden terjadi saat Chandra membaca teks Pancasila. Chandra salah membawa kalimat pada sila nomor dua.
“Pancasila. Satu, ketuhanan Yang Maha Esa. Dua, keadilan yang adil dan beradab” ucap Risma Ardhi Chandra dalam video tersebut seperti yang dilihat detikJateng, Selasa (18/8).
Kesalahan yang dilakukan Chandra sila nomor 2, seharusnya ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’. Setelah itu sila 3 sampai 4 dibaca sesuai dengan teks Pancasila.
”Kemudian untuk pembacaan sila ke tiga, empat dan lima, juga berlangsung secara teratur (rancak) berurutan
Akibat salah membaca tersebut, menyebabkan peserta upacara tidak kompak dalam menirukan bacaan teks. Sehingga ada yang mengucap
“Kemanusiaan yang adil dan beradab”, tetapi ada juga yang mengucapkan “keadilan yang adil dan beradab”, persis meniru, seperti yang diucapkan plt bupati Pati,” tulisnya.(Red)























